Translate to

English French German Japanese Korean Chinese Russian Spanish
India Saudi Arabia Netherland Portugal Italian Philippines Ukraina Norwegia

Protected by Copyscape Duplicate Content Tool

Sabtu, 30 Oktober 2010

Jaringan tumbuhan dapat dibagi 4 macam : 1. Jaringan meristem
2. Jaringan dewasa
3.jaringan penyokong
4. jaringan angkut.
        A.  jaringan maristem
 
Jaringan meristemberdasarkan asal terbentuknya dapat dibagi 2 macam

1. Jaringan Meristem Primer
Jaringan meristem yang merupakan perkembangan  dari jaringan embrional.
Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan ini menyebabkan batang dan akar bertambang panjang.
yang disebut pertumbuhan primer.
2. Jaringan Meristem Sekunder
Jaringan meristem sekunder adalah jaringan  yang berasal diferensiasi jaringandewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan ini sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.
Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem.
Aktivitas kambium  menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ).
Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.
Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu  menghasilkan sel-sel untuk tumbuh tinggi.Pertumbuhan ini disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.
Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel  meristem  interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga.
Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder  yang menyebabkan bertambah besarnya  akar dan batang tumbuhan. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.

      B. JARINGAN DEWASA
Jaringan ini merupakan  jaringan yang sudah berhenti membelah.
Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
1 Jaringan Epidermis
jaringan-epidermis
jaringan-epidermis
sei sei jaringan ini berbentuk pipih yang  tersusun sangat rapat sehigga tiada ruang antar sell, adapun letaknya pada permukaan tubuh tumbuhan, fungsinya secara umum untuk melindung inner jaringan.
  jaringan ini dapat terdiferensiasi menjadi: stomata trikoma sostolit selkjipas sel tapisdll
2. Jaringan Parenkim
jaringan-perenkim

parenkimr merupakan jaringan dasar. Jaringan parenkim mengisi seluruh jaringan tumbuhn,
adapun selnya besar, segibanyak dan terdapat ruang diantara sel.
1. Parenkim asimilasi (klorenkim) banyak mengandung clorofil.
2. Parenkim penimbun.
3. Parenkim air
4. Parenkim penyimpan udara (aerenkim).
1. Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.
2. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.
3. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.
4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
C. Jaringan Penguat/Penyokong

 
sering disebut stereon. berfungsi menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.
a. Kolenkim
terdapat pada tumbuhan muda, tersusun atas sel hidup, Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa .
b. Sklerenkim
terdapat pada tumbuhan berkayu, tersusun atas selmati, Selain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. tempurung kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.
4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu.
Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid.
Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
Baca selengkapnya »

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © fat's blog 2010

100 Blog Indonesia Terbaik
offsetWidth); }